Pinjaman Tanpa Agunan untuk Pegawai & Pengusaha

pinjaman cepat online

Pinjaman tanpa agunan selalu menjadi alternatif yang dicari oleh masyarakat saat membutuhkan bantuan dana dalam waktu cepat. Layanan finansial dari bank dan lembaga keuangan tersebut dipilih karena mudahnya proses pengajuan yang bisa dilakukan tanpa harus menyertakan jaminan seperti sertifikat atau BPKP.

Dari sekian banyak nasabah yang memanfaatkan pinjaman tersebut, kebanyakan berasal dari kelompok pegawai dan pengusaha. Persetujuan pihak bank pada pengajuan pinjaman mereka biasanya berlangsung cepat. Sebab, resiko kredit alias pelunasan yang terhambat bisa  diminimalisir oleh mereka.

Namun, perlu Anda ketahui bahwa terdapat perbedaan pada proses pengajuan pinjaman yang dilakukan pegawai dengan pengusaha lho. Apa saja perbedaannya? Simak di sini yuk!

Pinjaman Tanpa Agunan untuk Pegawai

Perbedaan paling mencolok tentu dapat dilihat dari dokumen yang harus dilengkapi untuk syarat administrasi. Seorang karyawan diwajibkan menyertakan fotokopi KTP, NPWP, tagihan kartu kredit, laporan rekening tabungan tiga bulan terakhir, dan slip gaji saat mengajukan pinjaman.

Pihak bank biasanya juga memberikan syarat minimum penghasilan tiap bulan kepada pegawai atau karyawan yang ingin mengajukan pinjaman tanpa agunan. Ada pula syarat masa kerja minimum yang harus dipenuhi.

Beberapa bank ada yang memberikan bunga kecil kepada nasabah yang berstatus karyawan. Ini tentu bisa jadi keuntungan bagi Anda yang berprofesi sebagai pegawai.

Pinjaman Tanpa Agunan untuk Pengusaha

Dokumen untuk kelengkapan adiministrasi pengajuan pinjaman untuk pengusaha sebenarnya tidak jauh berbeda dengan pegawai. Hanya saja mereka wajib menyertakan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), Tanda Daftar Perusahaan (TDP), NPWP perusahan, dan salinan laporan keuangan. Dengan begitu, bank bisa memastikan kalau bisnis yang Anda kembangkan memang sudah berjalan dengan stabil.

Pengusaha pun memiliki syarat minimum masa kerja dan penghasilan yang harus dipenuhi selama proses pengajuan. Anda membutuhkan setidaknya dua tahun masa kerja agar pengajuan bisa disetujui pihak bank.

Untuk minimum penghasilan, pihak bank memiliki ketetapan yang berbeda-beda. Yang jumlah penghasilan gross per bulan memang harus lebih besar dari pegawai. Bunga yang diberikan untuk pengusaha juga cukup tinggi.

Oleh sebab itu, Anda yang berprofesi sebagai pengusaha harus berpikir bijak dan cerdas sebelum mengajukan pinjaman tanpa agunan. Jika merasa bisnisnya belum stabil, sebaiknya urungkan niat tersebut agar Anda bisa merasa aman dan nyaman saat menjalankan usaha.

Baik karyawan atau pengusaha, semua wajib membuat keputusan finansial yang matang. Untuk itu, penting bagi Anda untuk melakukan pengecekan di https://www.cekaja.com/kredit/pinjaman-online sebelum memutuskan memberi pengajuan pinjaman pada pihak bank.  Melalui CekAja.com, Anda jadi lebih tahu produk finansial mana yang terbaik dan bisa dipilih sesuai kebutuhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *